Menurut engel, Blackwell dan Miniard (1993) mengemukakan sikapa adalah apa yang konsumen sukai dan tidak disukai. Definisi sikap menurut Allport dalam setiadi (2003) adalah suatu mental dan syaraf sehubungan dengan kesiapan untuk menanggapi,diorganisasi melalui pengalaman dan memiliki pengaruh yang mengarahkan dan atau dinamis terhadap perilaku. Definisi yang dikemukakan oleh Allport tersebut mengandung makna bahwa sikap adalah mempelajari kecenderungan memberikan tanggapan terhadap suatu obyek baik disenangi ataupun tidak disenangi secara konsisten.
Engel dalam Yulistiano dan suryandari (2003) membagi sikap menjadi
tiga komponen sebagai berikut:
a. Kognitif :Kognitif berhubungan dengan pengenalan dan pengetahuan obyek beserta atributnya.
b. Afektif:Afektif memberikan tanggapan tentang perasaan terhadap obyek dan
atributnya.
c. Konasi; Dalam konasi seorang memiliki minat dan tindakan dalam sebuah
perilaku.
Karakteristik sikap
· Sikap memiliki objek
· Kosistensi sikap
· Sikap positif, negative , dan netral
· Intensitas sikap
· Resitensi sikap
· Persistensi sikap
· Keyakinan sikap
· Sikap dan situasi
Beberapa fungsi sikap yang dipakai dalam strategi pemasaran adalah
1. fungsi utilitarian,
2. fungsi mempertahankan ego,
3. fungsi ekspresi nilai,
4. fungsi pengetahuan,
kombinasi beberapa fungsi, mengasosiasikan produk dengan sebuah kelompok atau peristiwa, memecahakan konflik dua sikap yang berlawanan, mengubah evaluasi relatif terhadap atribut, mengubah kepercayaan merk, menambahkan sebuah etribut kepada produk.
untuk mengukur sikap bisa digunakan model sikap. Ada 3 jenis model sikap yang sering digunakan untuk menganalisis sikap konsumen.
1. Model 3 komponen, terdiri atas kognitif, afektif, dan konatif.
2. Model atribut Fishbein, terdiri atas tiga model yaitu the attitude toward-object model, the attitude toward behavior-model, dan the theory of reasoned action model. Sikap konsumen terhadap suatu objek sangat ditentukan oleh sikap konsumen terhadap atribut-atribut yang dievaluasi.
3. Model sikap angka ideal, memberikan informasi mengenai evaluasi konsumen terhadap apa yang dirasakan (yang sesungguhnya dirasakan oleh konsumen) dan apa yang diinginkan (yang ideal bagi konsumen). Model ini mengukur gap (perbedaan) antara apa yang ideal dengan apa yang sesungguhnya dirasakan oleh konsumen.
Summarized by Mitha Sabrina (Majoring in Management, College of Economics And Management, Bogor Agricultural University, Bogor, Indonesia).
Based on Ujang Sumarwan. 2003. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran (Consumer Behaviour: Theory and Application in Marketing).


0 komentar:
Posting Komentar